Menarche, hal yang harus dipahami orang tua

Menarche adalah istilah untuk menstruasi pertama yang dialami oleh seorang wanita. Menarche sendiri merupakan tanda bahwa seorang wanita telah berada pada fase dewasa. Menstruasi pertama ini bisa terjadi di antara usia 10-14 tahun, meskipun dalam beberapa kasus bisa juga terjadi di usia 9 tahun.

Mengapa Menarche Berbeda Pada Setiap Wanita?

Ada beberapa faktor yang dapat mempercepat ataupun memperlambat seorang wanita mengalami datang bulan untuk kali pertama. Hal tersebut bisa terjadi tidak hanya dari sisi fisiologi anak, melainkan juga dapat terjadi karena faktor eksternal seperti lingkungan dan sosial.

Menarche dini, adalah sebutan untuk menstruasi pertama yang terjadi di usia cukup muda, antara 9 hingga 10 tahun. Beberapa faktor penyebab menarche dini adalah

  • Kurang melakukan olahraga
  • Mengalami obesitas
  • Stres, akibat faktor keluarga atau  sekolah.
  • Memiliki berat badan rendah.
  • Sudah mengenal rokok, alkohol
  • Ibu yang mengalami preeklampsia saat kehamilan anak tersebut.

Sedangkan untuk mereka yang tidak kunjung mengalami menstruasi pertama faktor berikut dapat menjadi penyebabnya:

  • Kadar lemak dalam tubuh kurang 15-22% dari total berat badan.
  • Memiliki penyakit diabetes mellitus tipe 1.

Mempersiapkan Buah Hati

menarche menstruasi pertama

Mengingat hal ini adalah kali pertama seorang anak berkenalan dengan menstruasi, maka sebagai orang tua sangat disarankan untuk memberikan pendampingan pada anak agar anak dapat lebih mudah memahami bahwa apa yang ia alami tersebut merupakan hal yang normal yang dialami oleh wanita dewasa.

Perkenalkan dengan pubertas

Perkenalkan anak dengan masa pubertas, bagaimana perbedaan seorang anak perempuan dan anak laki-laki, mengapa mereka berbeda, kenalkan mengenai bagaimana bersikap sebagai seorang anak perempuan, apa yang membuat mereka unik dan berbeda dibanding anak lelaki

Baca juga  Donasi Pendidikan untuk Anak Indonesia

Kenalkan dengan kesehatan pribadi wanita

Hal yang seputar kesehatan pribadi bukanlah sesuatu yang nyaman untuk dibicarakan dengan siapapun, meskipun demikian, anak perlu mengetahui informasi yang benar mengenai kesehatan organ reproduksi mereka agar tidak mengalami miskonsepsi pada kesehatan wanita. Dengan anak perempuan memahami kebutuhan kesehatan mereka sendiri, mereka akan lebih aware ke depannya.

Dampingi saat mengalami menstruasi pertama

Saat anak perempuan mengalami menstruasi pertama, beritahukan apa saja tanda tanda menstruasi pertama, bagaimana mensikapinya, berapa lama waktunya, apa efek sampingnya dan kegiatan apa yang sebaiknya dilakukan dan tidak dilakukan pada masa haid ini. Anak yang tidak tahu, mungkin akan merasa takut melihat darah yang keluar, malu, tidak percaya diri tanpa adanya pendampingan dari orang tua.

Bangun sisi psikologis anak

Proses peluruhan yang terjadi saat menstruasi mungkin akan membuat anak tidak nyaman, selain itu rasa nyeri saat hari-hari pertama mungkin akan membuatnya bingung dan merasa tidak seharusnya ia menanggungnya. Cobalah membangun mental anak dengan menyebutkan hal-hal positif yang bisa ia lakukan setelah dewasa, bahwa seorang wanita akan menjadi lebih cantik saat dewasa, proses menstruasi bukanlah hukuman bagi wanita, melainkan sebuah momen pengingat bahwa wanita adalah aktor utama yang memungkinkan peradaban manusia tetap lestari hingga saat ini.

Nah sebagai orang tua, jangan biarkan anak kebingungan saat menghadapi salah satu step penting dalam kehidupannya di dunia dengan tetap hadir dan mendampingi tumbuh kembang mereka.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *