Unlimited Hosting, Hosting Yang Enggak Benar-benar Unlimited

Hari ini banyak penyedia hosting yang menyediakan layanan unlimited hosting. Dibanding dengan hosting 1Gb, 2Gb, hosting unlimited semacam oase di tengah gurun pasir. Bayangan bahwa kita memiliki resource tak terbatas untuk menyimpan dan mengembangkan website di depan mata terbuka lebar. Tanpa pikir panjang, kita membeli hosting unlimited, dan setelah berjalan beberapa waktu, masalah mulai muncul, file hilang, backup tidak menyeluruh dan paling sial, ditendang oleh penyedia hostingnya.

Jadi apakah unlimited hosting benar-benar unlimited?

Lho katanya unlimited tapi ternyata banyak banget aturan main dan batasannya.

Ya klo kalian anggap maksudnya unlimited hosting adalah bebas sebebas-bebasnya memakai resource hosting tanpa batasan space, ukuran bandwith dll, kalian salah besar. Karena bukan begitu cara main unlimited hosting. Sebenernya unlimited hosting ini lebih cocok disebut sebagai unmetered space wal unmetered bandwith dalam kacamata pengguna shared hosting. Karena memang mereka tidak membatasi bandwith dan secara jelas juga mengatakan tidak membatasi space hosting milik pengguna.

Unlimited Hosting, Hosting Unlimited Yang Enggak Benar-benar Unlimited

Sub judul di atas memang terasa bangke, kontradiktif tapi demikian adanya. Sistem unlimited hosting adalah sistem shared hosting look a like seperti kebanyakan hosting biasa yang kita pakai di penyedia layanan hosting. Bedanya adalah, jika di layanan shared hosting, saat kita ingin menggunakan layanan space 2Gb, kita harus membeli paket 2Gb atau lebih tinggi. Semakin tinggi spacenya, semakin tinggi juga harganya.

Unlimited hosting tidak bekerja seperti itu, hosting tidak akan mengukur berapa space data yang kalian gunakan di server mereka, selama resource kalian tidak menggunakan server untuk menjalankan activity yang dilarang oleh penyedia jasa, mengganggu kinerja server, tidak mengganggu kuota unlimited client lain dan masih banyak aturan lainnya, maka kalian bisa menggunakan unlimited hosting. Mmmmh berasa kayak dapet jebakan betmen? Kurang lebih begitu jika kita tidak memahami aturan mainnya.

Aturan Main Unlimited Hosting

unlimited hosting, hosting yang enggak benar-benar unlimited

Dengan promo sebagai hosting tanpa batas, penyedia jasa hosting sebenarnya juga ketar ketir klo resource mereka bakal digunakan secara membabi buta oleh para pengguna yang gak tahan dengan kata unlimited ini. Makanya mereka menerapkan sebenarnya punya banyak aturan yang sebenarnya bisa jadi bumerang client mereka tanpa client sadari. Klien umumnya hanya terninabobokan dengan kata unlimited pada paket yang ditawarkan penyedia. Maka jika ada klien yang merasa tercurangi oleh penyedia unlimited hosting kui sakjane ya kebangeten, kebangeten buat ngasih tau user mengenai apa aja aturan dan larangan menggunakan hosting tanpa batas.

Hal yang dilarang dilakukan di hosting unlimited

  1. Menggunakan hosting sebagai Bot, ip scanner, brute force, spam script, proxy, anonymizer
  2. Menggunakan hosting untuk aktifitas hacking, sniffing, cracking atau kejahatan cyber lain
  3. Menggunakan hosting untuk menghost file sharing, torrent, download
  4. Menggunakan unlimited hosting untuk crawl keyword, menjalankan auto generated content
  5. Sebagai bitcoin miner
  6. Digunakan untuk video streaming, image hosting, file storage
  7. Hosting unlimited digunakan untuk teknik spam marketing

Batasan dalam unlimited hosting

Karena menggunakan frasa unlimited hosting, penyedia memang tidak membatasi besaran space yang digunakan pengguna. Besaran space tersebut elastis dan fleksibel, jika ada pengguna yang menggunakan sedikit space, maka pengguna lain bisa menggunakan sisanya, jadi kayak semacam subsidi silang space yang kurang lebihnya.

Namun untuk membatasi agar pengguna yang menggunakan space berlebihan maka penyedia layanan melakukan pembatasan inode. Apa pula itu? Inode adalah istilah file dalam hosting, Satu file berarti satu inode, satu direktori adalah satu inode. Jika kita memiliki 20 file dan 5 direktori, maka kita memiliki 25 inode di dalam website.

Umumnya dalam unlimited hosting yang dibatasi adalah jumlah inodenya. Setiap pelanggan hanya boleh memiliki inode maksimal 100.000 hingga 250.000 inode, tergantung penyedia layanannya. Setiap inode juga tidak boleh melebihi batas maksimal ukuran file, misal jika batasannya 2Gb untuk 1 inode, dan kita mengupload file sebesar 6Gb, maka selang beberapa waktu, file itu akan dihanguskan secara otomatis oleh sistem. Itulah kenapa banyak klien yang protes fileku hilang di unlimited hosting. Ya karena emang gak baca ToS pas awal beli hosting sih

Kemudian, sebagaimana penyedia hosting, mereka wajib menjalankan backup data milik pengguna. Di unlimited hosting, seringkali ada aturan untuk tidak mewajibkan backup misal jika inode seorang klien melebihi 100.000, atau space di atas 10 giga. Server terkadang mengabaikan backup file pelanggan demi menghemat sumberdaya mereka. Jadi klo datanya gak terbackup di unlimited hosting, udah tau ya kenapa?

Umumnya jika terjadi pelanggaran atau penggunaan diluar batas yang dilakukan oleh pengguna, sebuah layanan hosting akan melakukan suspending terhadap akun tersebut. Suspend adalah penghentian layanan yang bersifat sementara, jika ini yang terjadi, pengguna sebaiknya menanyakan apa kesalahan mereka dan mengkompromikan bagaimana penggunaan unlimited hosting di penyedia tersebut agar bisa terus menggunakan layanan mereka. Tapi jika penggunanya bandel, tidak segera melakukan tindak lanjut dengan menghubungi pihak penyedia, mengulang kesalahan yang sama dan berpikir bahwa mereka sudah membayar untuk layanan tak terbatas, maka bersiap-siaplah ditendang dari layanan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *