Kenali Penyebab Rambut Rontok Pada Remaja

Di usia yang masih muda, apa sih sebenarnya penyebab rambut rontok pada remaja? Bukankah penipisan rambut umumnya dialami oleh mereka yang sudah berusia 30, 40 tahun ke atas? Kondisi ini menyebabkan sobat dolan menjadi minder, kurang percaya diri, dan menarik diri dari pergaulan dengan rekan-rekannya. Sayang banget kan kalo harus menolak ajakan dolan bareng teman-teman hanya karena mengalami kerontokan rambut berlebih?

Lalu apa sebenarnya yang terjadi jika di usia remaja sudah mengalami masalah rambut rontok. Kenali lebih jauh yuk.

Pada dasarnya setiap hari kita semua juga mengalami regenerasi rambut, paling tidak dalam sehari kita akan kehilangan 50-100 helai rambut. Namun jumlah ini masih terbilang normal, karena di saat yang sama pun kulit kepala menumbuhkan rambut dalam jumlah yang sama. Sehingga tidak terlalu kentara perubahan yang terjadi di kulit kepala. Namun bagaimana dengan kerontokan rambut pada remaja?

Penyebab Rambut Rontok Pada Remaja

penyebab rambut rontok pada remaja

Untuk mengetahui penyebab rambut rontok pada remaja kita langsung saja kenali satu persatu

Sakit

Sakit umumnya merupakan faktor paling umum terjadinya kerontokan rambut. Sakit demam tinggi, diabetes dan berbagai penyakit berat lain punya implikasi terhadap penipisan rambut.

Pengaruh Obat Keras

Masih merupakan sebab akibat dengan penyebab rambut rontok pertama, obat yang diberikan dokter seringkali memiliki efek samping pada tubuh kita. Terutama jika obat yang diberikan terbilang obat keras, pemberiannya harus dalam pengawasan dokter karena memiliki efek samping yang bisa memicu reaksi berlebih pada tubuh kita salah satunya adalah kerontokan rambut.

Para pasien yang menjalani kemoterapi seringkali mengalami kerontokan rambut yang parah akibat penggunaan obat-obatan keras selama proses terapi.

Kurang Nutrisi

 

Baca juga  Tempat Wisata Keluarga di Exotarium Jogja

Anak muda seringkali tidak memperhatikan asupan nutrisi yang dikonsumsi setiap harinya, pikiran mereka cukup simpel dengan hanya memikirkan mau makan apa nanti, mau jajan apa habis ini? Kondisi ini yang membuat mereka lebih menyukai membeli makanan junk food yang tidak mengandung cukup nutrisi untuk pertumbuhan mereka.

Gangguan Hormon

Masa remaja adalah masa peralihan dari fungsi organ tubuh yang sebelumnya belum aktif di masa anak-anak menjadi teraktivasi di masa remaja hingga masa dewasa. Perubahan hormonal sering terjadi dan tubuh telat memberikan respon sehingga mengakibatkan gangguan. Perubahan hormon bisa saja dibarengi rasa sakit seperti yang dialami remaja-remaja putri saat menstruasi, ketidakseimbangan hormon ini turut memicu stress, sisi emosional dan meski jarang terjadi bisa menyebabkan efek samping lain pada tubuh

Infeksi Jamur Dermatofit

Anak remaja yang memiliki banyak aktifitas fisik dan sering mengeluarkan keringat lebih banyak, memiliki resiko terinfeksi jamur kulit kepala, yang dapat menyebabkan ketombe, borok, rambut rontok dan lain sebagainya. Kondisi kulit kepala yang lembab akibat keringat berlebih ini memungkinkan jamur dan bakteri tumbuh di kulit kepala dan memicu masalah kulit kepala

Hair styling

Bisa dibilang, selain perubahan hormonal yang mengiringi masa peralihan remaja, juga terjadi perubahan perilaku. Remaja lebih peduli dengan gender sahabat mereka, lebih peduli terhadap penampilan dan pakaian yang mereka kenakan.

Tidak jarang, untuk mengubah penampilan atau membuatnya terlihat memukau di mata teman-temannya mereka melakukan hairstyling, entah dari mencatok rambut, rebonding, smoothing, dan lain sebagainya.

Proses ini mampu membuat rambut kehilangan keseimbangan nutrisi akibat perubahan style dan perlakuan berbeda pada rambutnya sehingga mengakibatkan kerontokan rambut

Cara Mengatasi Kerontokan Rambut Pada Remaja

Untuk mengatasi kerontokan rambut pada remaja, ada beberapa opsi yang perlu kita lakukan antara lain

  1. Menjaga kondisi tubuh dengan berolahraga, istirahat yang cukup guna menjaga kebugaran dan terhindar dari penyakit
  2. Gunakan shampo yang memiliki zat amino dan vitamin kompleks untuk mencegah kerontokan rambut
  3. Biasakan memakan makanan yang bervariasi guna menopang nutrisi di tubuh kita
  4. Kurangi aktifitas mengubah gaya rambut hanya demi kesenangan semata
Baca juga  Menu Favorit Restoran di Jakarta

Jika upaya di atas masih belum maksimal dalam mengatasi masalah rambut rontok kalian, sangat disarankan kalian mengunjungi dermatologist terdekat guna mengkonsultasikan masalah rambut kalian.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *